How to be (super) MODEL

SUPERMODEL


         Kalian para Pemuda/Pemudi ingin menjadi seorang model, tapi tak pernah bermimpi jadi model sukses? Lepaskan mimpi itu, karna tidak boleh ada yang tanggung-tanggung. Atau kalian merasa telah menjadi seorang Model namun tidak memiliki jenjang karir yang menanjak untuk kaliber International? Mari perhatikan "good Advice" ini dari hasil pengamatan dan cara pandangan Penulis terhadap kecintaannya pada Dunia (Fashion) Model, Photography, Art, dan banyak lagi yang membuatnya yakin ini akan menjadi bekal buat kalian para calon atau para model untuk menjadi "True Model" to be "Supermodel"

       Brand tanpa Model is Nothing, dan Model tanpa Brand is very-very Nothing, sebab, Model muncul karna Brand. Dan Brand sendiri tidak muncul karna Model, tapi karna Ide, Karya, dan Dedikasi yang membuatnya mengalirkan banyak perkerjaan.

Salah satu Brand raksasa yang lebih dari 100 tahun
 
 
     Kalau Dahulu, mungkin untuk dapat menggambarkan model pakaian yang sedang Tren membutuhkan pelukis atau penggambar untuk mampu membuat karya dari Ide sang Designer untuk di Iklankan di Umum. Lalu munculah Photographer untuk memotret hasil gambaran itu untuk di cetak secara massal dalam jumlah besar. Lalu munculah agency untuk menawarkan seseorang (Model) agar sebuah Brand dapat diiklankan secara Visual atau Nyata melalui manusia bukan lagi Patung apalagi gambar saja. Lalu muncul percetakan, ahli make-up, ahli editing photo, ahli pengarah gaya, dan banyak lagi yang dipekerjakan sebuah Brand untuk mendapatkan hasil "Sempurna".

        Sebuah Brand tidak serta-merta bekerja paruh waktu, atau musiman, tetapi sepanjang waktu, begitulah seorang "True Model" seharusnya. Brand yang bekerja keraslah yang sampai saat ini bertahan dan di cintai oleh konsumen setia, Brand yang berdedikasilah yang punya keteguhan dalam berkarya tanpa melihat sana-sini dan tidak berbasa-basi. Mari Saya ulas How to be (super) Model >>>

1. Tidak Boleh "TIDAK" Total
Seorang Model malu untuk berfoto setengah telanjang, seluruh badan telanjang atau apapun yang masuk arah situ? Tentu kamu akan kesulitan untuk mendapatkan banyak kerjaan, bukan berarti semua Brand untuk sesi foto telanjang kamu Iyakan, lihat latar belakang Brand itu, dan pelajari Visi dan kemauan Brand menjual, pangsa pasarnya dan banyak lagi. Jika masuk akal, deal and make it Awesome!

menanggalkan pakaian demi sebuah kampanye inilah salah satu kamu harus Total

untuk sebuah foto Editorial high-fashion

2. Mampu Mengikuti Zaman dan Tren
Dalam hal ini, sebagai Model kamu harus bisa mengikuti kecanggihan dalam sesi pemotretan dan iklan yang sangat maju atau di dalam era-digital. Kamu harus mengikuti minimal salah satu Social Media untuk menampilkan daily routine kamu as a Model untuk menambah wawasan juga tentunya. Jadi kamu tidak sepenuhnya menjadi model era modern tanpa kamu mau  mentransformasikan diri kamu ke dunia Modern yang serba mengikuti Tren Populer.

3. Berfikir Modern
Sebagai Model yang akan membawa nama Brand besar, kecil, medium, Iconic, Legendary, dan Unique pun, apapun Brand yang akan kamu bawa kamu harus bisa berfikir bahwa kamu Modern Model. Kamu tidak ikut-ikutan menjadi model zaman dulu ketika kamu menjadi model dalam brand/sesi pemotretan yang bergaya tempo dulu, kamu pintar membawa diri dalam berbagai suasana. Saat itulah kamu dapat dikatakan Modern Model dalam sesi pemotretan atau berbagai Model dengan tema apapun.

4. Mau Bersaing Ketat
Kalau kamu merasa Modeling sangat susah dan banyak pesaingnya kamu harus merubah cara pandangan itu, kamu harus biasakan diri memiliki "Daily Sechedule" to guide you menelusuri tempat-tempat casting. Kamu juga harus bisa memiliki standart and saying like that "kalau hari ini 6 casting, aku harus lulus 4 casting." dan itu dibiasakan agar kamu punya kerja kerja bersaing, bukan untuk di kota kamu, tapi secara global.

5. Hard "DOUBLE" Work
Kamu melihat Supermodel zaman dulu sekali, atau supermodel di era terakhir awal 2000-an dan kalian merasa atau menganggap itu mudah, oh, sekali lagi saya katakan "Its Not Easy!" tapi "Its Super Hard" jadi kamu harus punya double hard work untuk diri kamu sendiri. Push hard, dan Brand bagus itu tidak banyak, jadi tidak banyak juga yang bisa bayar kamu dengan harga besar, kamu butuh kerja keras ekstra. Brand berbagai skala sangat banyak, namun yang berani bayar untuk cukup kehidupan sebagai model itu sedikit, jadi sekali lagi kamu perlu kerja keras, dan pesaing kanan-kiri, depan-belakang, terus melaju, jangan sampai tertinggal. 

6. Cepat tanggap dan Mau Belajar terus-menerus
Dalam merepresentasikan nama Brand baik sepatu, pakaian, topi, bahkan hanya aksesoris pun kamu harus cepat menangkap apa yang pengarah gaya dan photographer inginkan. Mereka inilah sebagai kunci dari sang Brand apa yang mau dipasarkan dan diiklankan, apa yang mau di representasikan untuk berbagai genre, kalangan dan client. Pangsa pasar sudah harus kalian mengerti, misalkan untuk iklan pakaian dalam Victoria's Secret, kalian tidak boleh terlihat sensual tapi Fear dan cukup pada kata Seksi saja. Namun berbeda juga dengan Brand Make-up Loreal yang selalu menampilkan Model yang Luxurius dan Elegent, sehingga gaya maskulin kurang diminati dan dibutuhkan. Kalian sebagai model atau kini sebagai model tidak boleh berhenti belajar, latihan di cermin, baca-baca majalah, check iklan-iklan di Internet, dan banyak bertanya dan mendengar setiap arahan. Saya pastikan anda tidak akan miss dalam mendapatkan pekerjaan.


sekalipun di dunia Model kamu tetap belajar, tapi jangan juga lupakan how to be Pose on camera.

7.Tidak mudah Puas dan Cukup
Jika kamu merasa sudah berjalan di Fashion Week Milan, London, New York dan Paris itu cukup, sebaiknya kamu berhenti berfikir seperti itu, karna kamu tidak akan maju pada runway lain dan akan (saya pastikan) cenderung congkak dengan 4 kota terpopuler untuk setiap fashion week. Ambil kesempatan lain juga di kota-kota kecil misalkan di Jepang, Australia, Singapore, Dubai, dan banyak lagi kota yang juga menjadi salah satu destinasi Fashion Week yang diminati. Berhenti untuk mengatakan diri anda Cukup mendapatkan brand Chanel membuat anda Top Model atau Model Sukses. Berhenti mengatakan jika sudah masuk Vogue anda sudah layak disebut Supermodel dan Sukses model. Banyak Fashion Bible yang sudah setara Vogue, dan bahkan lebih. Berhenti mengatakan jika sudah mendapatkan title "Model of the year" dari CFDA lantas anda diam dan menunggu Brand lainn menghubungi anda, buang sifat ini dan tetap sebagai "True Model" yang rajin mereview apa yang ingin dikerjakan.

8. Be Different (make your own Style) Punya signature style sendiri
Bukan hanya dizaman sekarang saja banyak model yang membuat diri mereka terlihat mencolok sehingga memiliki "signature style" sendiri, tapi sejak dulu Model membuat mereka memiliki Tren tersendiri yang masih wajar. Seperti tahun 1940-an dengan alis lancip, atau tahun 1950-an ada model dengan rambut yang unik. Tahun 1960-an make-up yang a la sendiri. Tahun 1970-an sampai era terakhir 2000-an. Jadi tetap lakukan "gaya" yang memang sudah anda miliki, simple atau edgy, atau apapun dengan tanggung jawab dan murni. Karna yang mengikuti hanya Copy cat dan Followers saja tentunya.


selalu menjadi Trendsetter dan menjadi Role model bagi model di bawah generasinya

9. Ala Kadar tapi tidak Berlebihan dan terlihat Buruk
Menjadi seorang Model mungkin bagi beberapa orang terlihat glamour dan pastinya memerlukan kepandaian dalam memadu-padankan penampilan setiap hari. Apakah salah berpakaian atau bergaya ala kadar? Jelas tidak ada yang salah dalam menggambarkan bagaimana penampilan dan gaya kamu, namun bukan berarti kamu tidak menunjukkan status dan profesi kamu sebagai model di depan publik atau di kerumunan umum, justru kamu harus mampu memberikan look yang ala kadar namun tidak terlihat murahan atau tidak juga memberikan look yang mewah tapi norak. Kamu yang bekerja di Industri ini  harus bisa merepresentasikan pekerjaan ini On or Off daily kamu. Jadi, dimanapun kamu pahamilah diri kamu dengan bergaya di depan Umum tapi sesuai dengan kepribadian kamu. Jangan lupakan itu~

Model off Duty
Model off Duty


Saat acara di depan Publik
Model off Duty

10. Tidak malu pada Fisik, Bahasa dan lain-lain
Jika sebagai model kamu tidak boleh malu dengan apa yang anda miliki, pelajari diri anda and make it work! Dan terlebih, kalau kamu dari kota kecil, dan negara yang kurang fokus pada Fashion, kamu sebaiknya lari lebih kencang ke negara yang tentunya lebih fokus pada Fashion. Jangan malu dengan bahasa yang kamu bawa, jangan malu dengan tinggi, warna kulit, ukuran badan, dan tipe rambut, tapi lebih gunakan itu untuk kegunaan agar didepan tempat casting kamu terlihat cemerlang. Berhenti melakukan hal-hal yang membuat diri kamu tidak berkembang, jangan malu dan banyak belajar, itulah kuncinya.


From ANTM 2014 become a Top Model
walau tidak putih, dan berambut ia membuktikan dirinya Supermodel

tidak malu dengan tinggi 165cm, Devon tetap bisa berada di runway International

11. Punya Standart Sendiri (Cenderung tinggi, tapi tidak Sombong dan Egois)
Memiliki standart sendiri bagi seorang Model itu sangat dibutuhkan, baik untuk menyokong pekerjaan kamu dan karir kamu serta menyokong hal lainnya seperti kepercayaan yang udah kamu bangun dan kerja keras yang udah kamu susun sejak awal masuk, jadi standart itulah yang membuat kamu berada on the Top, dan kamu terus punya standart setiap mengambil keputusan. Standart inilah yang juga membuat kamu lebih baik lagi, mengapa Saya mengatakan ini agak sedikit tinggi tapi tidak ada unsur Sombong dan Egois. Jika kamu sudah mengambil brand-brand bagus, kamu lakukan itu dengan total dan professional. Namun, tidak berarti kamu tidak mengambil Brand kecil juga, buktikan bahwa ke Totalan dan Professionalisme kamu di Brand besar sama dengan kamu ambil brand Kecil, jangan memilih dan ambil kesempatan. Jika dari Brand kecil bisa membantu Brand itu besar, yang membawa dampak juga pasti si Model tentunya. Dan dari sini juga perlu dilihat asal-usul Brand yang ingin kamu ambil. Saya beri contoh Supermodel Gisele Bundchen dari Brazil sejak 1994 awal karirnya sebagai model selalu membuat standart fantastic namun berkelas. Ia mengambil kesempatan di Brand Local Brazil yang belum terlalu besar yaitu Colcci namun besar di Negara asalnya, tapi Gisele tetap mengambil kesempatan itu yang membuat Colcci semakin disadari konsumen, serta ia membuat Histori dengan di usianya yang ke-20 ia menjadi pemakai Fantasy Bra termahal sepanjang 20 tahun lebih Fantasy Bra, ia membuat Standart tapi tidak menggunakan kesombongan dan Egoisan as a Brand Ambassador.

menjadi Model hitam Afro-Amerika pertama yang tampil di Majalah Vogue US

di Usia yang masih 20 tahun Gisele sukses dengan Fantasy Bra termahal sampai saat ini

12. Memiliki Komitmen untuk tidak memihak/memilih-milih
Kalau diawal karir kamu bertransformasi dari Brand kecil, terpilih di pagelaran nama-nama Indie, di masukan agensi ke Merk-merk  baru yang sangat butuh dan perlu kerja keras. Lalu, kamu sudah mencapai di titik terang kamu diterima Brand besar, masuk majalah sana-sini, casting di brand atau Merk besar pasti lolos dan lain sebagainya bahkan sampai kamu yang memilih pagelaran sendiri per Fashion weeknya. Kamu beruntung, namun kamu tidak boleh melupakan hal-hal di awal. Dan usahakan untuk tidak berfikir kalau kamu akan lolos dalam setiap casting fashion show, kamu memilih-milih fashion show yang akan kamu jalani, I said Stop! Karena lebih baik kamu tetap pada schedule yang kamu atur dan kamu buat, membagi-bagi waktu sesuai dengan waktu dan tenaga. Jangan memilih-milih salah satu Brand yang itu-itu saja, karna kamu bisa saja didahului dengan model lainnya sehingga nama kamu yang sudah kamu bangun tergerus model-model lain yang lebih cekatan, tetapkan sesuai jadwal yang kamu atur.


Model tertua saat ini, lahir tahun 1931
Muse! Tetap berada di Runway dengan hak dan cara jalan yang mengikuti zaman


13. Bersahabat dengan siapa saja (Model, Crew, Photographer dan lain-lain)
Biasakan memiliki kepribadian yang mudah berbaur, model It's so Fun. Jangan menganggapnya berat dan sulit. Sebagai Model baik baru ataupun cukup lama, biasakan berkenalan dengan model lain di pagelaran yang akan kamu jalani, akrab dengan sang Make-up, Designer, Photographer siapapun yang ada di lokasi kamu bekerja. Buat kepribadian yang tenang dan natural tanpa paksaan, Saya tahu tidak semua harus kita senangi dan kita jadikan teman, tapi mulailah dengan keakraban, dan penguasaan sikap dan berbicara dengan siapapun.


bersahabat dengan Model lain
dekat dengan Designer


Tidak kaku dengan sang Photographer sekalipun

14. Konsisten dengan Pekerjaan ini tidak banyak keluar jalur
Jika kamu memiliki Hobby atau Bakat lain, tetapkan sebelum terjun disini, hargai pekerjaan kamu, dan dalami dengan sangat baik yang kamu kerjakan selama ini. Jangan jadikan dunia Modeling sebagai pekerjaan sampingan dan pekerjaan yang dianggap remeh karna ini sesungguhnya pekerjaan semumur hidup yang membutuhkan keseriusan dan komitmen. Jika memang ada bakat lain tidak apa-apa jika kita eksplor hal lain, seperti bernyanyi dan bermain fil. Seperti memasak dan menulis buku, seperti melukis atau menjadi olahragawan (Pelatih Yoga, Pelatih senam dan sebagainya) namun usahkan kamu mampu memilih pekerjaan Utama ini as a Model sebagai profesi untuk menyadarkan orang kamu sebagai Model yang mempunyai bakat dibidang samping yang saya sebutkan antara lain. Jangan terlalu lama dan terlalu banyak keluar jalur Modeling, semua memiliki bagian masing-masing ingat itu saja.


walau sudah tidak lagi sebagai Model, ia tetap bekerja dalam Hobby di dalam lingkungan Model

Tyra Banks Supermodel yang mencetuskan perlombaan "American Next Top Model"

15. Bukan menjadi Unik tapi Trendsetter
Dalam hal ini, unik bukan berarti buruk dan aneh, kamu mesti membuat penampilan harian kamu menjadi Trendsetter yang dapat diikuti atau dijadikan bahan pembicaraan yang baik sebagai mode baru as a Model. Saya berikan contoh, Kate Moss always look Amazing dalam setiap kegiatan Off Modelingnya, ia membuat trendsetter sejak 1990-an sampai saat ini. Bahkan dia selalu menjadi Fashion Star bagi juru foto street style kemanapun dia pergi, itu yang membuat dia terlihat pretty amazing, Trendsetter namun tidak unik yang hanya terlihat sekilas tapi tidak diinginkan untuk diikuti atau di jadikan bahan pertimbangan gaya terbaru untuk sebagian banyak orang.

16. Harus ada role Model tapi bukan untuk di copy ke dalam diri sendiri
Dalam hal ini, baik jika kamu memiliki Role Model. Walau kamu bekerja di bidang Modeling bukan berarti hanya Model saja yang kamu Idolakan, mungkin bisa pemain film atau penyanyi, namun konteks disini memiliki Role Model dalam memadupadankan gaya, memiliki Own Style yang dijadikan panutan banyak orang, jika Role model kamu jauh-jauh seperti seorang Insiyur atau Senator mungkin bisa dipertimbangkan untuk di gali lagi siapa Role model yang kamu kagumi untuk profesi Model ini tapi tidak untuk kamu copy ke dalam diri sendiri tentunya, lebih pada sebagai Motivasi kamu.


Saat ini Cara menjadi Model dan Pemain Film
Banyak yang menjadikannya Role Model saat ini

17. Mampu multitasking
Ketika kamu ditempatkan di berbagai lokasi yang sulit dan terjal kamu harus mampu membuktikan "supermodel Inner" dalam diri kamu, jangan cengeng, banyak mengeluh dan mudah tersulut emosi dalam diri sendiri. Atur nafas, atur tenaga, persiapkan yang terbaik dan lewati medan dalam menempuh segala cobaan untuk ditempatkan di setiap lokasi. Tidak selalu mudah jalan seorang model namun sekali-sekali menchallange diri sendiri baik bukan? Lain hal, dalam pengertian Multitasking ini juga kamu mampu menjadi seorang model Katalog, Editoria, bisa menjadi Brand di Iklan baik Majalah, Billboard, atau Iklan gerak. Kamu harus mampu bertransformasi dalam pemotretan sebagai anak-anak, wanita tua, wanita era zaman dulu, sebagai pria juga, sebagai wanita centil dan esksotis apapun kamu harus mampu bermultitask, kamu juga harus mampu mandiri jika dalam fashion show tahu waktu dan pakaian yang harus diganti, jangan sampai lempar sana-sini, jangan terlewat barisan, jangan sampai gaun panjang dan berat terobek oleh jalan dan tingkah kita yang tidak hati-hati, dan jangan karna kita model segala barang di Fashion show tidak kita perhatikan semua masih dalam tanggung jawab kita, so kita harus menyaksikan secara seksama dengan penuh tanggung jawab.

Memahami tubuh, wajah di kondisi apapun


Supermodel Janice Dickinson dengan Cheetah asli di Afrika

18. Kuat keyakinan
If you are a True Model, kamu tidak bimbang dalam memutuskan setiap keputusan yang kamu buat. Kamu tidak takut dengan segala hal yang sudah kamu lakukan, kamu kuat akan keyakinan yang kamu jalani selama ini baik dan sangat bertanggung jawab, kamu tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu, kamu tidak insecure diantara model yang lebih tua dari kamu apalagi yang lebih muda. Kamu professional dan tidak mudah terbawa arus dunia Glam yang banyak orang yakini, kamu bisa memilih yang kamu mau diluar pekerjaan. Semisalnya memilih tidak menghadiri pesta hingga pagi dan banyak minuman keras. Tidak mencoba obat-obatan terlarang untuk menunjang stamina kamu, tetap dalam batas sadari diri sendiri dan menjadi apa adanya. Kamu memiliki keyakinan yang kuat dan tidak mudah goyah pasti Saya yakini kamu memiliki karir yang tidak terlalu berkerikil untuk dilewati, selalu percaya dengan keyakinan yang kamu coba teguhkan.

Salah satu Supermodel era 1970-an yang meninggal akibat overdosis obat dan minuman Alkohol Gia Carangi


Inilah yang menurut saya menjadi Prioritas untuk seorang Model agar sukses.

Komentar

Postingan Populer