ARTIS dan ANAK ARTIS

Mereka merupakan Sineas Indonesia yang sangat Berbakat, keahlian Seni Peran dan Aksi Panggung mereka memang di Akui dan menjadi barometer bagi sineas lainnya, tidak hanya menjadi sorotan, dan kebanggaan Indonesia, bahkan mereka menjadi Inspirasi yang tak terlupakan. Namun, disamping ketenaran serta bakat yang dimiliki diatas rata-rata ini, mereka menurunkan bakat seni yang luar biasa kepada anak-anak mereka, para Sineas yang kemudian disebut "Senior" selain mengeluarkan bakat secara langsung melalui Film dan Album atau karya lainnya, mereka juga menurunkan bakat seni ini kepada anak-anak mereka yang juga menjadi Inspirasi dan Kebanggaan milik Indonesia. Berikut akan penulis bagikan beberapa Sineas Kawakan yang menurunkan bakat luar biasanya kepada anak-anaknya. Siapa sajakah Para Orang tua Artis serta Anak-anaknya?

1. Wolly Sutinah dan Aminah Cendrakasih
              Wolly Sutinah yang lahir pada 17 Juli 1915 ini merupakan artis dari era 1930-an sampai pada 1980-an. Wolly Sutinah artis legenda yang namanya selalu dikenang dengan sapaan Mak Wok, semasa hidupnya Mak Wok sudah tercatat telah membintangi puluhan judul Film, aktingnya sendiri terbilang sangat pintar "Berimprovisasi" dan tidak terpaku dengan skrip, maka itu para Sutradara terkenal saat itu sangat menyukai kemampuan Mak Wok yang banyak akal. Mak Wok dikenal di beberapa judul film sebagai berikut:
- Burung Merpati (1954)
- Lantai berdarah (1971)
- Bajingan Tengik (1974)
- Badai Pasti Berlalu (1977)
- Neraca Kasih (1982)
Dan Masih banyak film populer lainnya, selain itu Mak Wok pernah membintangi Sinetron "Rumah masa depan" di tahun 1980-an
                Aminah Cendrakasih lahir pada 29 Januari 1938 sendiri menjadi artis yang sangat apik dalam setiap perannya dari tahun 1950an sampai pada 2000-an, belakangan ini kesehatan Aminah Cendrakasih sedang mengalami berbagai penyakit hanya bisa berbaring di tempat tidur, berikut beberapa film yang pernah ia bintangi:
- Tjambuk Api (1958)
- Intan Berduri (1972)
- Masih adakah Cinta (1980)
- AIDS Phobia (1986)
- Sorga (1977)


2. Bing Slamet dan Adi Bing Slamet
               Bing Slamet yang lahir pada 27 September 1927 merupakan aktor, musikus, comedian, pencipta lagu dan menjadi salah satu Aktor yang paling dikenang di Indonesia berkat karyanya yang sangat banyak dan kaya warisan. Bahkan hal ini turun hingga ke generasi selanjutnya atau cucunya, yaitu bakat dalam seni peran. Beberapa judul filmnya antara lain:
- Melati Sendja (1956)
- Tiga Buronan (1957)
- Bunga Putih (1966)
- Ambisi (1973)
- Bing Slamet sibuk (1973)
              Adi Bing Slamet, aktor yang telah aktif sejak masih kecil ini memang sangat terkenal setelah kematian Ayahnya pada saat itu. Bing Slamet sendiri menyukai dunia Peran dan Komedi. Aktor yang lahir pada tahun 1967 ini sukses sekalipun Ayahnya telah meninggal ketika ia masih berusia 7 tahun. Berikut karyanya:
- Album baik solo, duet sekitar 20 Buah
- Sinetron "Kisah sedih di Hari Minggu" (2004)
- Anak Emas (1976)
- Tomboy (1981)
- Deru Debu (1996)



3. Soekarno M. Noor dan Rano Karno
              Aktor yang pernah memenangi Piala FFI Ini selain pastinya hebat dalams seni peran ia juga mampu mengarahkan beberapa Film sebagai Sutradara, Soekarno M. Noor yang diakui oleh banyak orang ini juga memiliki anak-anak yang diantaranya ikut terjun di seni Peran. Mereka juga sukses seperti beliau, Soekarno M. Noor meninggal di usia muda tahun 80-an dan lahir pada 13 September 1931. Beberapa Judul filmnya yaitu:
- Air Mata Ibu (1957)
- Pagar kawat berduri (1961)
- Lewat tengah malam (1971)
- Mama (1972)
- Tengkorak Hitam (1978)
              Rano Karno, Aktor yang satu ini pantas menerima turunan bakat Ayahnya yang kadar kecerdasan dalam bermain Film memang tak diragukan. Aktor kelahiran 8 Oktober 1960 ini juga mempunyai kakak dan adik yang juga ikut bermain film. Rano Karno telah berkarir sejak 1970-an sampai sekarang, dia juga mempunyai Karnos Studio, pernah bernyanyi, ikut teater, dan film-filmnya pun tahun 1980-an merajai layar lebar di Indonesia, ia juga memiliki Piala yang pernah Bapaknya menangkan di FFI. Karyanya sebagai berikut:
- Si Doel anak Betawi (1973)
- Semau Gue (1977)
- Gita Cinta dari SMA (1979)
- Arini (1987)
- Kembali lagi (1993)
 

4. Ade Irawan dan Ria Irawan
              Ade Irawan, Aktris yang satu ini telah lama dikenal dengan berbagai genre film dan perannya yang apik di berbagai film sejak 1960-an sampai sekarang, walau kondisinya sudah tidak lagi muda, Ade Irawan yang lahir 5 April 1937 ini juga menikahi Sutradara Bambang Irawan yang populer di zamannya. Beberapa Film Ade Irawan yaitu:
- Belas Kasih (1973)
- Para Perintis Kemerdekaan (1977)
- Wadam (1978)
- Dr. Karmila (1981)
- Tabir Biru (1993)
               Ria Irawan, Aktris yang sedang berjuang dalam pasca pemulihan operasi ini merupakan putri dari kedua orang tua seniman. Dia memulai karir sejak usia masih kecil, aktris yang lahir 24 Juli 1969 ini juga memiliki kakak yang juga seorang aktris. Beikut beberapa judul Filmnya:
- Jangan Ambil Nyawaku (1981)
- Lupus (1987)
- Adikku Kekasihku (1989)
- Janji Joni (2005)
- Madame X (2010)


5. Idris Sardi dan Lukman Sardi
                Idris Sardi, merupakan Musis Indonesia yang terkenal di era 60-an sampai pada akhir hayatnya, Idris yang lahir pada tahun 1938 merupakan Komposer yang cukup banyak digunakan alunan dan orkestranya untuk film-film besutan Sutradara terkenal, Idris Sardi juga merupakan Violinis (Pemain Biola), Berikut beberapa penghargaan yang didapat Idris Sardi terhadap karya musiknya untuk sebuah film. Penghargaan yang diraih antara lain sebagai komponis dan ilustrator musik untuk film. Mendapat piala citra untuk Penata Musik Terbaik antara lain dalam film berikut:
-"Pengantin Remaja" (1971)
-"Perkawinan" (1973)
-"Cinta Pertama" (1974)
-"Doea Tanda Mata" (1985)
                 Lukman Sardi, Aktor yang belakangan ini menjadi Juri Penghargaan Film, serta menjadi Sutradara dan Produser pada beberapa film yang ia garap, Lukman Sardi pernah menjadi salah satu kandidat untuk ditunjuk sebagai Ketua Film Indonesia, namun ia memilih untuk tidak maju. Kualitas akting sudah tidak diragukan lagi, dari Award, sampai Film Box Office, dan garapan Film ia juga Box Office pernah ia lakukan, berikut karya yang ia telurkan:
-Pengemis dan Tukang Becak(1979)
-Gie (2005)
-Sang Pencerah (2010)
-Rectoverso - segmen Malaikat Juga Tahu (2013)
-Negeri Tanpa Telinga (2014)

 

6. Rahayu Effendi dan Dede Yusuf
                Rahayu Effendi ialah Aktris senior Indonesia yang telah mulai bermain dalam Layar lebar era 60-an serta ikut dalam pertunjukan teater pada saat itu. Rahayu Effendi dalam perannya sering melakukan banyak kejutan antara lain, bermain dalam adegan-adegan "sexy" atau film usia 17 tahun keatas, serta menjadi Ibu-ibu, serta peran lainnya. Awal karirnya pun ia sebagai Pramugari Pesawat Garuda, namun benar-benar serius bermain film setelah itu, berikut beberapa judul film yang ia lakoni:
-Fadjar Menjingsing Dipermukaan Laut - 1966
-Catatan Harian Seorang Gadis - 1972
-Kembang-Kembang Plastik - 1977
-Roman Picisan - 1980
-Asal Tahu Saja - 1984
                 Dede Yusuf yang kini lebih dikenal sebagai Anggota DPR dan Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ke-10 merupakan salah satu Aktor yang terkenal di era 80-an akhir sampai awal 2000-an, ia pun memantapkan diri terjun ke bidang politik pada 2005-an keatas hingga saat ini, berikut beberapa judul film yang ia mainkan:
-Catatan si Boy (1987)
-Badut-badut Kota (1983)
-Reinkarnasi (2000)
-The Tarix Jabrix (2011)
-Gengster (2015)


7. Mieke Widjaya dan Nia Zulkarnaen
                   Mieke Widjaya yang juga Beristrikan Aktor kawakan Dicky Zulkarnaen ini merupakan salah satu Aktris Indonesia yang tetap Produktif di usia kepala tujuh, dan tetap ikut berperan dalam sinetron-sinetron Indonesia, kehebatannya dalam memerankan peran sangat didukung dengan ketekunannya, maka itu sejak tahun 1960-an ia telah meraih piala FFI, ada lebih dari 50 judul film yang pernah ia mainkan sejak 1950-an sampai saat ini, ia lahir pada tahun 1940 17 Maret. Berikut beberapa judul film:
-Tiga Dara (1956)
-Toha, Pahlawan Bandung Selatan (1961)
-Beranak Dalam Kubur (1972)
-Dr. Karmila (1981)
-Taksi (1990)
                    Nia Zulkarnaen, merupakan anak dari Orangtua yang punya latar Akting luar biasa, sangat terkenal di seluruh judul film masanya, Nia pun mengikuti jejak orangtuanya dengan bermain film sejak kecil, namun, akhir 2000-an ia lebih Concern terhadap Produksi film saja dan kehidupan sosial bersama suami, berikut beberapa judul film yang ia mainkan:
-Darna Ajaib(1980)
-Sama Juga Bohong (1986)
-Aku Benci Kamu (1987)
-Lagu untuk Seruni (1991)
-Denias, Senandung Diatas Awan (2006)

 

8. Achmad Albar dan Fachri Albar
                  Achmad Albar merupakan Penyanyi terkenal di era 70-an sampai saat ini, ia pun menjadi lead vocal band  legendaris God Bless. Namun, pria kelahiran 16 Juli 1946 ini pun pernah memerankan beberapa judul film. Berikut karya lagu dan Film Achmad Albar:
Film:
-Djendral Kantjil (1958)
-Si Doel Anak Modern (1976)
-Cubit-Cubitan (1979)
-D'Love (2010)
-Jenderal Kancil The Movie (2012)
Musik:
-God Bless (God Bless - 1975
Cermin - 1980)
-Duo Kribo (1977 - Neraka Jahanam
1978 - Pelacur Tua)
-Gong 2000 (Laskar - 1993
Prahara - 2000)
                   Fachri Albar, merupakan Pemain Film, model, dan bintang iklan di Indonesia, namanya dikenal karena nama belakangnya yang dahulu terkenal rocker Indonesia. Fachri Albar juga menjadi salah satu Aktor yang sering terlibat dalam memproduksi suatu film, berikut beberapa karya filmnya:
-Alexandria (2005)
-Jakarta Undercover (2007)
-Pintu Terlarang (2009)
-Melancholy is a Movement (2015)
-Terpana (2015)


9. Tetty Liz Indriati dan Marcella Zalianty
                    Tetty Liz yang sering dikenal oleh banyak orang sebagai salah satu pemain film yang tenar di era 70-an akhir sampai saat ini, selain bermain dalam beberapa judul film, ia juga aktif dalam beberapa judul Sinetron, kecantikan yang ia miliki pun menjadikannya salah satu bintang iklan terkenal di eranya saat itu, berikut beberapa judul film yang ia mainkan:
-Chips (1982)
-Barang Antik (1983)
-Untukmu (2003)
-Batas (2011)
-Rectoverso (2013)
                   Marcella Zalianty merupakan aktris kelahiran 1980 yang memulai debutnya pada tahun 2000-an hingga saat ini, Marcela Zalianty kini menjabat sebagai ketua PARFI. Marcela juga pernah memenangkan penghargaan FFI tahun 2005 dan banyak lagi penghargaan yang ia menangkan, berikut beberapa judul Film yang pernah ia perankan:
-Bintang Jatuh (2000)
-Tusuk Jelangkung (2003)
-Under The Tree (2008)
-7 Hati 7 Cinta 7 Wanita (2010)
-Batas (2011)


Inilah beberapa Artis maupun Musisi Indonesia yang melegendaris yang memiliki Anak yang juga ikut terjun di bidang yang sama, dan juga memiliki talenta yang cukup baik jika disamakan kemampuan antara Orang tua dan Anak. 

Semoga Menikmati Postingan Penulis di Awal Tahun 2017 Selamat Datang Readers, cheers 😃

Komentar

Postingan Populer