Artis Indonesia dan Kematian bermain Bola

Piala Dunia Russia 2018 sudah memasuki 2 minggu, selebrasi di belahan dunia ikut memeriahkan pesta Sepak Bola terbesar di Dunia. Indonesia salah satunya yang ikut memantau dan mengikuti perkembangan FIFA selama 4 tahun sekali ini sejak zaman dahulu. Dari mulai masyarakat Awam hingga Selebriti dalam negeri ikut memeriahkan kejuaraan bola dunia, namun apa yang ada di balik tulisan ini ialah, beberapa Selebritas Indonesia justru menemui kematiannya akibat bermain bola, boleh jadi mereka ini memang sudah memiliki kondisi fisik yang lemah, atau tidak menghiraukan kondisi saat di lapangan, walhasil, pemberitaan yang beredar terjadi berdasarkan fakta. Bahwa, beberapa selebritas Indonesia ini meninggal pasca bermain bola. Siapa sajakah mereka, simak daftar berikut ini :



1. Benyamin Sueb
Benyamin Sueb lahir di Jakarta, 5 Maret 1939 pada 5 September 1995 lalu meninggal dunia akibat serangan Jantung sehabis bermain Bola di kawasan perumahannya di Kompleks Cinere, Depok setelah beberapa hari dirawat di RS. Puri Cinere. Tak di duga, Indonesia benar-benar berkabung, setelah kepergian legenda dan tokoh milik Indonesia. Benyamin, dibawa ke rumah sakit oleh anaknya, awalnya keluarga mengira kondisinya akan membaik, namun sang Khalik memanggilnya untuk selamanya. Kegiatan beraktingnya pun membawa kesan mendalam kepada pemain Sinteron "Si Doel anak sekolahan" yang saat itu menjadi sinetron terakhirnya. Dengan segudang prestasi yang pernah dibuatnya sejak 1960-an, ia berhasil menjadi Seniman multitalenta. Bermain film, sinetron, menjadi produser, pencipta lagu, penyanyi, pemain musik, pelawak, peraih piala FFI, bahkan sebagai pengusaha untuk BENS Radionya (106.2 FM) dia jalani. Maka dari itu, nama jalan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat di sematkan namanya yaitu JL. Benyamin Sueb.


 

2. Adji Massaid
Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau Adjie Massaid, kelahiran Jakarta 7 Agustus 1967 dan meninggal pada 5 Februari 2011 silam, merupakan Aktor, Model, dan Anggota DPR dari Demokrat. Ia merupakan suami dari penyanyi Reza Artamevia dan bercerai, lalu menikah kembali dengan Angelina Sondakh. Kematiannya begitu mengejutkan pihak Media dan Masyarakat Indonesia, setelah dibawa ke RS. Fatmawati akibat bermain bola di kawasan lebak bulus, sehingga memicu serangan Jantung, pada pukul 00:00 ia meninggal dunia. Adjie dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, sepak terjangnya di politik membuatnya terpilih 2 periode sebagai Anggota DPR. Namun belakangan, kasus korupsi menimpa Demokrat membawa dampak besar pada hubungannya dengan Demokrat dan Istrinya yang juga sebagai kader Demokrat. Selain bermain sinetron, dan beberapa film, ia selalu muncul sebagai bintang iklan, video klip, dan menjadi Manajer Timnas U-23 untuk Pra-Olimpiade. Wajahnya yang tampan merupakan gabungan darah Indonesia dan Belanda.

 

3. Basuki 'Srimulat'
Agus Basuki Bin Suwito Hadiwiryono atau Basuki jebolan Srimulat yang merupakan putra dari pemain Senior Srimulat bernama Pete atau Suwito lahir di Surakarta, 5 Maret 1956 lalu 12 Desember 2007 meninggal di usia 51 tahun sehabis melakukan permainan sepak bola. Pukul 19:00, Basuki pun menghembuskan nafas terakhir di RS. Melia Cibubur, Jakarta Timur. Sejumlah kerabat menunggunya dan mengantarnya ke rumah duka di Cinere Country, Depok. Keuletan dan kegigihannya menembus pasar lawakan Indonesia sejak 1980-an, membuatnya menanjak sejak masuk di sinteron "Si Doel anak sekolahana" dan memperoleh banyak iklan dan tawaran sinetron lainnya. Ia sendiri mengidolakan Benyamien Sueb sebagai sosok guru dalam berpentas baik di layar TV atau Film dan panggung, ia sendiri banyak belajar melawak dan menari dari kedua orang tuanya. Menurut penuturan teman-temannya saat sebelum bermain bola, Basuki menunjukkan rasa sakit, namun tetap bermain, setalah bermain dan duduk, ia segera tumbang dan pingsan, tak lama di bawa ke Rumah sakit, dokter menyatakan ia Meninggal.

 


Untuk itu, kita kembali di ingatkan, untuk senantiasa berserah pada sang Khalik, dan selalu melaksanakan kegiatan penuh hati-hati dan  hidup sehat. Jika kondisi tidak memungkinkan, usia, dan sebagainya, lebih baik kita melakukan aktivitas lain, tapi dari penjelasan di atas, kita di ingatkan untuk tetap ikhlas, siapapun yang pergi untuk selamanya dari kehidupan kita. Selamat merayakan pesta sepak bola terbesar.

Komentar

Postingan Populer