Catatan Penulis

Haruskah kita Bersyukur? 
oleh Corani (Jumat, 29 Desember 2017 - 14:34 P.M)

Tentu saja, hidup ini singkat dan sesungguhnya sederhana.
Tanpa bersyukur, kita masuk dalam lingkar rumit yang tidak ada habisnya.

Mengapa Singkat? Manusia dapat hidup 100 tahun lamanya, apakah usia segitu disebut singkat?
Tanpa bersyukur, 100 tahun akan disebut lama, akan dibayangkan panjang.
Tapi dengan kita bersyukur, 100 tahun akan sangat kurang, ketika kita sudah tidak bersyukur, satu persatu orang yang kita sayangi pergi. 

Tentu kesepian akan menghantui dan mengikuti kita, maunya kita ikut mati bersama mereka, dan memilih mempersingkat usia kita. Tapi, bagaimana dengan jika kita memilih bersyukur? Ketika kita pergi, kita dikelilingi bahagia, jiwa dan jasmani kita ikhlas dalam istirahat tenang, lalu menyadari sudah banyak yang di lewati, tapi tidak ada satupun yang sia-sia. 

Maka itu, kita dapat melepas semua dengan keikhlasan yang abadi. Ikhlas, apa adanya. Bersyukur berarti tidak terlalu banyak mengharap isi duniawi, tapi mengharap kebaikan kita di dunia, tidak sia-sia dan berkat menanti.
Kita tahu, ketulusan akan hidup bersyukur, Tuhan akan lihat dan dia pasti menjawab sakit, tangis, dan sesak kita. Jangan menyerah untuk semua pencobaan, pilihlah bersyukur, karna hidup itu singkat dan sederhana.

Catatan Akhir Tahun.
Tuhan Berkati, selamat menyongsong 2018.

With Gratitude
Corani

Komentar

Postingan Populer