WARKOP DKI
Warkop DKI yang di bentuk sejak September 1973 ini memiliki banyak hal menarik untuk dibahas dan untuk diketahui oleh sebagian besar orang. Kali ini Penulis akan menyajikan hal yang sangat sedikit dan jarang untuk di bahas secara mendetail, mari kita bahas satu per satu 👀
1. Perempuan pertama sebagai Warkop Angels di Film Warkop yaitu Elvy Sukaeshi. Elvy yang sejak awal 1970-an ialah Queen of Dangdut di Indonesia. Postur tubuh yang mungil dan ciri khas tahi lalat yang berada di dagunya, serta suara dan goyangan ia ketika menjadi bintang membuat Nawi Ismail memilih dia sebagai salah satu Tokoh Utama di Film pertama WARKOP DKI "Mana Tahaaan" tahun 1979.
![]() |
| Elvi Sukaeshi belum genap berusia 20 tahun |
2. Pemeran Warkop Angels yang paling banyak ikut bermain dengan Warkop DKI ialah Eva Arnaz. Readers pasti tahu, bombshell Indonesia era 1970-an sampai 1980-an ini. Bukan sekedar tubuh seksi yang ia miliki, dari banyak wawancara salah satu Personil hidup Warko Indro menuturkan "bahwa sebagai Warkop Angels bukan karena body dan kecantikan semata-mata, tapi karena ia mampu menempatkan diri sebagai pemeran film komedi, mampu berbaur dengan konsep candaan Warkop dan tentunya ya punya Prestasi. Kita sebagai pemain (WARKOP DKI) juga ikut menyeleksi kok". Inilah yang menjadi alasan Eva Arnaz bisa mengerti selera film komedi dan memang Akting yang ia miliki bagus tentunya. Total peran yang ia mainkan di Film Warkop ialah 8 Film sejak 1980 sampai 1991.
![]() |
| Salah satu adegan di Dunia Fantasi dalam Film "Atas boleh bawah boleh" 1986 |
3. Pemeran pembantu paling diingat karena perannya di film-film Warkop sebagai Pasien orang gila dan Pencopet sok kegantengan ialah Diding Boneng atau Zainal Abidin Zetta. Pasti siapa saja mengingat Film Warkop selain karena plot cerita lucu, adegan konyol, dantingkah usil masing-masing personil dan lain sebagainya, Readers pasti mengingat sosok tonggos lahir 3 Maret 1950 ini.
4. Sutradara yang paling banyak menyutradarai Film Warkop ialah Arizal. Arizal yang lahir di Riau 11 Januari 1943, Arizal ialah Sutradara, wartawan dan pencipta lagu. Dia merupakan seorang yang serba bisa dan mau banyak belajar. Arizal juga membuat karikatur di berbagai surat kabar saat setelah lulus SMA untuk melanjutkan ke tingkat Kuliah pada Majalah Selecta. Arizal menyutradarai film Warkop yaitu 16 kali dan salah satu Film suksesnya yaitu "Pintar-pintar Bodoh". Pada dekade 1970 sampai 1980-an Arizal menjadi salah satu Director sukses dan termahal di Indonesia berkat kemampuannya pada berbagai genre Film.
5. Nanu Mulyono menjadi salah satu anggota pendiri Warkop DKI karena satu almamater dengan Rudy Badil, Kasino, dan Dono di Universitas Indonesia. Ia pun sempat membuat film dengan Anggota Warkop lainnya (kecuali Rudy Badil) pada 1979, namun memisahkan diri dengan membuat project film tunggal berjudul "Kisah Cinta Rojali dan Zuleha" tahun 1979. Sayangnya pada 1983 Nanu yang sering memerankan orang berlogat batak meninggal akibat Saringan Ginjal (Nephrotic Syndrome) dan di makamkan di Tanah Kusir.
![]() |
| Nanu Mulyono (kanan) |
6. Beberapa Nama yang sudah kawakan di perfilm-an pun turut bermain dalam Film Warkop, antara lain ada Wolly Sutinah, M. Pandji Anom, A.H Arief, Us us, Pietrajaya Burnama, Ida Kusumah, dan Him Damsyik.
![]() |
| Pada adegan film "Maju Kena, Mundur Kena" 1983 |
7. Selain bermain Film, Warkop setelah tahun 1994 mulai memproduksi Sinetron, yang ikut serta yaitu Karina Suwandi dan Roweina Umboh. Kedua perempuan masing-masing menjadi Istri dari Indro dan Kasino, sedangkan dalam Sinetronnya Karina Suwandi sebagai adik dari Dono. Namun, sesaat Kasino diketahui Kanker otak, ia terlihat jarang, ia pun bermain sesekali dengan menggunakan Wig untuk menutupi kepala pasca-operasi.
8. Rudy Badil, mahasiswa Universitas Indonesia FIS Jurusan Antropologi, sedangkan Nanu Mulyono mahasiswa UI FISIP, dan Nanu dengan Dono dan Kasino sebagai Mahasiswa Pecinta Alam. Kini Rudy sebagaii Wartawan di Media cetak.
9. Selain Nama-nama besar yang sudah muncul di Film Warkop, banyak juga Pelawak yang cikal-bakal terkenal, dan memang memiliki bakat guyon yang pintar dan disukai oleh banyak orang antara lain Mat Solar, Doyok dan Miing. Mat Solar yang saat itu juga berkuliah di UI sempat ikut dalam peran Film Warkop antara lain berjudul "Setan Kredit" (1981) "Dongkrak Antik" (1982). Ikut pula bermain Doyok di Film "Saya suka kamu Punya" (1987). Dan yang terakhir Miing, merupakan bagian Warkop bukan hanya sebagai pemeran pendukung, tetapi pernah menjadi asisten untuk Warkop di tahun 1980-an dan cukup sukses membentuk grup lawak "Bagito".
![]() |
| saat muda di film "Dongrak Antik" |

![]() |
| BAGITO sejak 1983 |
Sekian dari Penulis untuk mengulas sisi lain legenda Grup Komedi Indonesia Warkop DKI. Semoga menambah wawasan dan terhibur 😉


















Komentar
Posting Komentar