Puisi 12

Terang

Aku bagaikan debu yang halus
Berada pada segala tempat
Aku seakan tak berguna untuk sekali lagi
Banyak yang meremehkan Ku nyatanya

Tuhan
Apa yang aku rasakan dari segala elemen alam ini
Aku panggil nama-Nya sambil menangis
Tak bisa lagi di pendam segala hal ini
Ingin ku muntahkan seisi kemunafikan
Tak ada cahaya terang

Siluet padam di waktu senggang
Menyalahkan yang tak ku duga-duga
Ada aliran hangat menyelimuti Sanubari nan Sepi
Terdapat tumpukan harapan kosong yang mulai memenuh

Tuhan
Terima Kasih
Saat ini
Ku rasakan sakit
Juga
Penyembuhan permanen
Syukur Ku
Tak terbayarkan
Aku berseru sekali lagi
Tuhan
Terima Kasih
Ada harapan
Lorong panjang dengan cahaya kecil yang semakin nyata
Tuhan
Terima Kasih

by Corani (Cory Sarah Yohani Sibarani)

Komentar

Postingan Populer