Makanan Khas Suku Batak

             Makanan menurut KBBI ialah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, yang dimakan oleh makhluk hidup untuk mendapatkan tenaga dan nutrisi. Cairan yang dipakai untuk maksud ini sering disebut minuman, tetapi kata 'makanan' juga bisa dipakai. Istilah ini kadang-kadang dipakai dengan kiasan, seperti "makanan untuk pemikiran".
              Suku Batak merupakan sebuah tema kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari Tapanuli dan Sumatera Timur. Suku bangsa yang dikategorikan ke dalam suku Batak yaitu Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola, dan Batak Mandailing. Saat ini suku batak menganut agama Kristen Protestan, Katolik, Islam. Ada pula yang menganut kepercayaan tadisional yakni: tradisi Malim dan juga menganut kepercayaan animisme, walaupun kini jumlah penganut kedua ajaran ini sudah semakin berkurang.
               Makanan Khas batak termasuk masakan khas Nusantara, menurut wikipedia.com, makanan khas batak sering menggunakan Andaliman (merica batak)

Makanan kerap kali menjadi teman sehari-hari dalam mengisi tenaga tubuh kita dalam menjalani aktifitas. Berikut akan Penulis bagikan makanan Khas suku Batak yang salah satunya masuk dalam daftar makanan terlezat di Dunia.

Saksang
Makanan ini biasa terbuat dari daging Babi, Kerbau atau daging Anjing, kini bisa juga dibuat dengan daging Ayam. dicincang dan dibumbui dengan rempah-rempah dan santan, serta dimasak baik dengan menggunakan darah hasil sembelihan hewan tersebut (margota) ataupun olahan rempah biasa tanpa darah (na so margota). Rempah yang termasuk dalam bumbu saksang antara lain; jeruk purut dan daun salam, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai, merica, serai, jahe, lengkuas, kunyit dan andaliman. Saksang termasuk makanan orang Batak Toba, Saksang merupakan hidangan penting yang wajib dihidangkan dalam upacara adat Batak, terutama dalam pesta pernikahan adat. Di adat ini terkadang dibuatdaging Babi itu berbentuk utuh dengan adanya kepada, badan, hingga ke ekor.


Bentuk utuh dengan kepala Babi

Arsik
Arsik adalah salah satu masakan khas kawasan Tapanuli yang populer. Masakan ini dikenal pula sebagai ikan mas bumbu kuning. Ikan mas adalah bahan utama, yang dalam penyiapannya tidak dibuang sisiknya. Bumbu arsik sangat khas, mengandung beberapa komponen yang khas dari wilayah pegunungan Sumatera Utara, seperti andaliman dan asam cikala (buah kecombrang), selain bumbu khas Nusantara yang umum, seperti lengkuas dan serai. Bumbu-bumbu yang dihaluskan dilumuri pada tubuh ikan beberapa saat. Ikan kemudian dimasak dengan sedikit minyak dan api kecil hingga agak mengering. Arsik kini bisa menggunakan ikan jenis lain seperti kembung, kakap bahkan daging pun bisa digunakan untuk masakan arsik. Bintang dari bumbu Arsik  sendiri ialah kunyit.


Arsik sebelum kuah kering diserap Ikan Mas

Mie Gomak (Sering disebut sebagai Spagheti orang Batak) meliputi semua daerah Batak Toba, dan juga menjadi masakan khas di Sibolga dan Tapanuli. Mengenai asal usul sebutan untuk menu ini beragam versi. Sebab, Mie Gomak berbentuk lebar dan dia keras, untuk dapat disantap harus direbus dengan air mendidih penuh dengan waktu tidak terlalu lama. Sebagian menyebutkan, mungkin karena cara penyediaannya digomak-gomak (digenggam pakai tangan) hingga sampai saat ini disebut mie gomak, meskipun pada akhirnya tidak menggenggamnya dengan tangan di saat menghidangkannya.
Juga sering disebut Spageti Batak karena mirip dengan spageti dari Itali, bentuknya mirip seperti lidi.
Mie yang sudah direbus biasanya dibuat terpisah dengan kuah dan sambalnya. Meski banyak ragam untuk membuat menu makanan khas Batak ini, ada yang menggunakan kuah ada juga dibuat seperti mie goreng. Rasanya sangat unik apabila mie gomak dicampur dengan bumbu dari tanah Batak yakni andaliman. Namun andaliman sendiri juga sedikit penggunaanya, Mie gomak lebih enak di santap saat panas dengan tambahan lain seperti potongan daging ditambah bawang bombay atau lainnya lebih sedap.

Gomak kering

Gomak kuah

Nani Ura (Sering disebut sebagai Sushi orang Batak) Dahulu bahwa masakan na niura dikhususkan untuk raja saja, namun karena rasanya yang enak sehingga semua orang-orang batak ingin menyantap dan membuatnya. Ikan Mas Nani Ura ini merupakan sebuah penyajian Lauk Pauk yang cara membuatnya tidak dimasak, direbus, digoreng atau semacamnya, karena na niura dalam bahasa Batak artinya ikan yang tidak dimasak, ikan mentah tersebut disajikan dengan bumbu yang lengkap sehingga yang akan membuat ikan tersebut lebih enak dirasa tanpa dimasak, yang artinya bahwa bumbu-bumbu itulah yang memasak ikan mas tersebut. Nani Ura sendiri dihidangkan dengan tidak dimasak sama sekali, maka itu harus disantap hari itu juga, atau dapat disimpan di kulkas ke esokan harinya. Nani Ura penuh akan bumbu, bumbu utama yang membuatnya kuning kecoklatan ialah kunyit. Nani Ura sangat di sukai oleh masyarakat suku batak, karna biaya yang ingin dilakukan cukup mahal dan tahap membuatnya juga perlu kesabaran dan rumit. Maka dari itu Nani Ura pernah memasuki daftar makanan terenak ke-3 di dunia melalui berbagai laman polling makanan.


Bumbu tidak terlalu encer dan kekuningan

Susu Horbo (Kerbau) adalah air susu kerbau yang diolah secara tradisional dan merupakan makanan khas Batak dari daerah Tapanuli. Pemerahan kerbau untuk mengambil susunya, dilakukan sekitar jam 6 pagi hari, hal ini dimaksudkan agar anak kerbau tidak terganggu dari kebiasaan menyusui. Banyaknya susu yang dapat diperah dari seekor induk kerbau rata-rata 2 liter perhari, “sebenarnya kalau dioptimalkan bisa 3 hingga 4 liter perhari, tetapi pertimbangan untuk kebutuhan anak kerbau kita hanya perah sekitar 2 liter perharinya dari setiap induk kerbau”. Sebelum susu kerbau diperah, terlebih dahulu puting susu dibersihkan dengan air hangat, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kerbersihan susu, serta merangsang puting susu. Seekor induk kerbau dapat diperah susunya hingga 5 bulan, akan tetapi anak kerbau mengkonsumsi susu induknya bisa sampai 8 bulan. Dibulan ke 6 pasca melahirkan kualitas susu sudah tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Untuk menambah kualitasdan kuantitas susu, induk kerbau diberikan makanan tambahan yakni ubi jalar dan dedak lalu diaduk dengan garam secukupnya serta dicampur dengan beberapa jenis vitamin. Proses selanjutnya, susu hasil perahan direbus sekitar 10 menit dalam wadah yang steril dengan menambahkan air nenas untuk membantu pengentalan susu serta mengurangi aroma keamisan. Dali juga bisa dicampurkan dengan air perasan daun pepaya.

Murni tanpa campuran bumbu apa-apa

Cocok juga jika dibumbui kuning

Nani Gota merupakan makanan khas suku Batak yang juga sering dihidangkan di pesat adat batak baik pernikahan atau adat biasa, makanan ini merupakan makanan yang menggunakan daging Ayam yang bumbunya sebagain orang batak menggunakan darah sebagai pengental .Daging ayam ini diolah sedemikian rupa agar bumbu yang bersamaan dimasak empuk dan punya kulitas yang enak untuk dimakan oleh siapapun baik anak-anak samapai opung-opung tidak bergigi. Nani Gotak biasa dibuat dengan bumbu yang cukup pedas dan berwarna pekat hitam. Nani gota memiliki cita rasa yang tidak kalah enak jika disandinggkan dengan saksang, karna Nani gota sendiri dimasak dengan tenaga dan konsep yang cukup panjang, sehingga hasilnya yang jika di dapat membuat cita rasa semakin enak. Masakan ini khas suku batak toba, namun bisa dinikmati oleh suku lainnya dan dimasak oleh suku lainnya.


Warna hitam seperti lada, padahal bukan, lebih enak jika Nani Gota Pedas

Itak Gurgur adalah makanan tradisional khas Batak yang pada umumnya digunakan pada acara adat Batak tertentu. Itak gurgur dibuat dengan bahan yang sama dengan lapet, yaitu beras yang telah dihaluskan secara tradisional yang kemudian disebut itak. Rasa yang dihasilkan juga hampir sama dengan lapet, yaitu manis dan gurih. Namun cara membuat itak gurgur berbeda dengan cara membuat lampet. Itak gurgur dibuat dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan mengadon itak, kelapa muda yang telah diparut, gula pasir, dan sedikit air panas. Setelah dicampur sampai rata, kemudian adonan tersebut dicetak secara manual dengan tangan sendiri. Sudah, begitu saja. Itak Gurgur pun siap dihidangkan. Kata gurgur di sini dapat diartikan sebagai “membara”. Pemberi itak gurgur selalu berharap si pemakan jadi memiliki semangat yang membara-bara. Agar benar-benar membara, itak gurgur dapat dikukus setelah dicetak.

lebih banyak  menggunakan gula merah


Pohul-pohul makanan ringan khas tradisional Batak yang berasal dari Tapanuli. Bentuknya seperti kepalan jari tangan mirip Itak Gurgur karena alat cetaknya cukup serdahana yakni kepalan jari tangan. Itulah sebabnya disebut "pohulpohul" (kepalan). Pohulpohul ada dua jenis namun bentuknya tetap sama, yakni yang mentah dan yang dikukus. Filosofisnya Pohulpohul sering menjadi buah tangan bagi pihak keluarga yang datang berkunjung dalam rangka pembicaraan adat, misalnya, membicarakan rencana perkawinan putra dan putri kedua belah pihak. Tentu saja pohulpohul ini hanya oleh-oleh pendamping belaka dari oleh-oleh utama, yakni berupa makanan 'berat' yakni ikan mas. Pohulpohul yang bentuknya mengikuti siluet kepalan tangan, yakni bekas jari-jari yang membentuk pohulpohul tersebut sehingga tepung beras sebagai bahan utamanya menjadi padat dan saling mengisi, merupakan perlambang dari bagaimana pembicaraan adat di antara kedua belah pihak (paranak dan parboru) berlangsung. Dalam proses yang diwarnai oleh dialog dan negosiasi tersebut, adakalanya terjadi saling lempar perkataan yang menusuk atau menyinggung perasaan. Namun seperti pada pohulpohul di mana tepung saling mengisi dan saling memadatkan diri, kiranya diharapkan demikianlah perkataan-perkataan yang bersiliweran dalam pembicaraan adat, saling mengisi dan saling memadatkan dengan tiada lain tujuannya adalah untuk menyempurnakan hajatan adat yg sedang dipersiapkan.

Lebih putih, jarang menggunakan gula merah

Serupa tapi tetap saja berbeda dari Itak Gur-gur

Lapet Ombus-ombus Kue Ombusombus adalah makanan atau jajanan khas Batak yang berasal dari Siborong-borong, Tapanuli Utara. Kue ombusombus terbuat dari tepung beras yang diberi gula di tengahnya dan dibungkus dengan daun pisang, biasanya dibentuk menyerupai limas. Nama Ombusombus itu konon dibuat harus memberi tiupan (menghembuskan nafas) ketika memakannya dan kue ini enak dimakan di saat masih hangat. Tak jelas sejak kapan penganan ini mulai “membudaya”, namun pada acara seremonial adat Batak tertentu, biasanya lapet atau ombusoombus tetap menjadi hidangan sela dan dibarengi kopi atau teh. Jika Lain hal, Lapet ombus-ombus ini juga bisa dicampur dengan parutan gula merah dimasukan sebelum di kukus di bagian tengah. Lapet Ombus-ombus ada dua varian, yaitu terbuat dari Beras dan Ketan.



Sasagun  adalah makanan ringan tradisional khas batak. Makanan ini dibuat dari tepung beras yang digongseng dengan kelapa dan dicampur dengan gula merah/aren. Soal rasa bisa dicampur dengan nenas atau durian, kacang atau sesuai dengan selera. secara filosofisnya dahulu makanan ini selalu disertakan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang akan merantau, dan juga kepada mereka yang akan pulang ke perantauan. 

Lebih terasa enak jika ditemani Teh manis


Inilah beberapa nama makanan khas bagi suku Batak yang sering di sediakan di acara adat, pertemuan keluarga, dan acara formal santai bagi kaum Batak. Semoga bermanfaat.


PS:Maaf jika di dalam artikel ini tidak membahas secara lengkap, serta jika penjelasan kurang tepat. 

HORAS

Komentar

Postingan Populer