Beberapa hal Menarik dari Warkop DKI

Warkop DKI dan Comedy Indonesia

Warkop DKI sendiri awalnya bernama Warkop Prambors sebab ...   (Rincinya) dan berubah menjadi Warkop DKI yang menurut penuturan salah satu Personil yang hidup Indro DKI berasal bukan hanya dari singkatan awalan nama panggung mereka, tapi Masyarakat lah yang mencetuskan DKI itu sebab saat itu juga Warkop Pambors sendiri ingin keluar dari nama belakangnya Prambors agar tidak melulu membayar royalti (Bukan pelit tapi dilihat segi Bisnis mungkin)

Berikut Beberapa Hal Menarik dari Warkop DKI dan komedinya

A. Lawakan kreatif dan mengikuti zaman, maksudnya
DKI

B. Celetukan, banyolan Warkop banyak menggunakan situasi sosial dan pemikiran yang bebas. Dan saya kira, Warkop DKI banyak mengambil lelucon khas Benyamin Sueb atau pelawak di atas zamannya. Berikut yang sering Benyamin sueb lakukan:
* Memakai nada suara khas orang Betawi (Bukan karna ia sendiri Betawi, tapi ada juga gaya Benyamin seperti orang sunda, china, jawa) 
Warkop: Dan Kasino yang menjadi leader Warkop DKI sering menggunakan nada-nada; ucapan orang-orang Betawi, Jawa, Tionghoa.
* Memiliki wanita cantik menjadi bagian dalam film, hampir 80% film Benyamin terdapat wanita cantik yang dijadikan Tetangga, Lawan bernyanyi, dan sebagainya yang terkenal di era itu dan berparas cantik.
Warkop: Siapa yang tak kenal jika Warkop DKI sering mengadakan Perempuan seksi, cantik dan bukan hanya satu atau dua, bahkan bisa sampai lebih dari 3 orang. Indro sendiri menyebut para perempuan Warkop ialah "Warkop Angels" Daftar Nama pemain Wanita di Warkop DKI
*Selain bermain Film, Benyamin juga mengeluarkan kaset-kaset lagu yang pernah ia bawakan bersama kelompok musiknya "The bebis" dll
Warkop: Sama seperti sang Legenda Benyamin, sedikitnya Warkop telah mengeluarkan 9 kaset lagu
Kaset
dan banyak hal lagi

C. Telah menjadi dan Sudah lulus menjadi Sarjana saat debut Warkop di Radio atau di Televisi.
Dono: FISIP-SOSIOLOGI UI
Kasino: FIS-Ilmu Administrasi Niaga UI
Indro: FE-Universitas Pancasila
Bahkan melalui Buku (Main-main jadi Bukan Main) Dono pernah menjadi Asisten Dosen Sosiolog terkemuka Indonesia Selo Soemardjan dan menjadi Dosen di Jurusannya. Dono juga pernah menjabat sebagai anggota ILUNI UI.
Kasino sendiri Aktif menjadi anggota Mapala UI bersama Anggota Warkop Lain (Nanu Mulyono) dan Dono.  Dia populer di UI bukan karena leluconnya saja, tapi kesibukan di bidang acara-acara besar UI yang diadakan. trio Nanu, KAsino, Dono juga pernah menjadi bagian dari demonstrasi MALARI 1974.

D. Bukan Lawakan Porno tapi Pikiran Kamu yang Porno
Awal mula terjadinya lawakan semacam itu karena pada zaman itu, berbagai kejahatan mulai bermunculan dengan banyak membawa hal-hal pornografi serta juga ada lawakan sosial yang di selipkan pornografi juga (1960-an sampai 1980-an) yang sudah jarang dilihat saat ini. contoh lawakan melalui Buku "Main-main jadi Bukan main"
*Es Mambo Kondom (Menjadi lelucon sebab terjadi Meledaknya jumlah penduduk)
*Ente Lepas Ane Teriak (Ini tak perlu dibahas secara mendalam) hahaha
*Kawin Surat, Bukan Kawin Urat (Lelucon Kasino mengenai Perkawinan dan calon Mertua)
*Lelucon Terakhir:
Kasino: Benda bulet panjang, adanya di sela-sela paha, warnanya dekil?
Badil: Apaan Kas? Jorok lu ...
Kasino: Rem Becak! Itu Ilmiah Dil, Folklor ...

E. Radio, Teater, Layar lebar, Televisi dan Surat Kabar
Bukan hanya berada di Layar lebar dengan 30-an film yang mereka bintangi. Surat Kabar pun pernah mereka lakukan yaitu dengan aktif menulis mengenai Peliputan SEA Games XIX di Harian Kompas. Tak hanya itu, Radio yang menjadi awal mula kariri berkomedi mereka di Prambors juga masuk daftar berbagai media yang pernah mereka lakoni. Televisi menjadi sarana Sinetron mereka saat sudah tidak memproduksi film di tahun 1994 akibat penurunan selera masyarakat Indonesia terhadap film Indonesia yang saat 90-an akhir hanya menyajikan film berbau Seks. Teater menjadi bagian akhir dalam karir berkomedi mereka, di awal-awal 80-an  sampai 90-an mereka pernah tampil di Pagelaran "Warkop Keliling Dunia" di Australia. Pagelaran Guruh Soekarnoputra bersama Swara Maharddhika. 

F. Dono-Kasino Pernah Ribut? 
Menurut Penuturan Indro Warkop DKI Dono dan Kasino tidak saling berbicara selama 1988-1990 dikarenakan perbedaan pendapat di antara mereka mengenai Act stage yang akan dibawakan. Dan rincinya (Pernah kok ribut Mas Kas dan Mas Dono) 

G. 7 Penerus Warkop DKI (Asli)
Warkop DKI mungkin telah di filmkan saat ini yaitu Warkop DKI Reborn Indro sendiri mengatakan "ini merupakan amanat Anggota Warkop lain untuk Melestarikan nama dan sosok grup komedian ini." jadi tidak bisa disebut ini penerus Warkop DKI Asli sebab penerus yang asli beranggotakan 7 orang. 4 laki-laki dan 3 perempuan. Berikut Penerus asli Warkop DKI:
*Anak Kasino : Hana Sukmaningsih (Perempuan)
*Anak Dono : Andika Aria Sena (Laki-laki)--Damar Canggih Wicaksono (Laki-laki)--Satrio Sarwo Trengginas (Laki-laki)
*Anak Indro : Harleyano Triandro (Laki-laki)--Handika Indrajanthy Putri (Perempuan)--Satya Paramita Hada Dwinita (Perempuan)

H. Lebih dari Seniman
Mungkin Readers sudah tahu mengapa ini mesti saya katakan. Grup Warkop DKI lebih dari sekedar seniman lawak panggung.
Tentu itu dibutuhkan pemikiran kreatif, pandangan yang luas serta mampu melihat isu yang patut di bawakan di panggung dan pemerhati yang baik.
Begitu juga mereka bertiga memiliki kemampuan lain, misalkan:
*Dono: Karikaturis di Kompas, Aktivis Malari dan 1998, Dosen
*Kasino: lengkapnya
*Indro: Pernah menjabat Ketua PASKI (Persatuan seniman komedi Indonesia)

Lebih dari itu, mereka komitmen terhadap pekerjaan mereka, setia terhadap Keluarga dan Persahabatan mereka, tidak rakus jika salah satu bekerja yang lain tidak dapat, tidak pisah setelah sudah mendapatkan ketenaran masing-masing. Bergotong royong menjadi dasar keluarga mereka satu sama lain tetap saling berkomunikasi. Itu sebabnya Warkop patut di apresiasikan dan di kenang serta dilestarikan sosok, karya dan kerja keras mereka di masa-masa yang akan datang. 









"Legenda tidak dilahirkan oleh Zaman, Waktu yang melahirkan Legenda. Dan Legenda tidak berubah." - Corani

Indro sendiri dalam suatu wawancara yang saya pernah dengar di saat itu ditanya:
Q: Warkop sendiri bagi Om Indro tuh lebih ke apa sih?
Indro: Warkop di ibaratkan seperti sebuah negara, pikiran, visi dan berbagai hal boleh beda, tapi kalau sudah di ganggu negara lain harus tetap bersatu. Harus tetap bergotong-royong dan memang sulit untuk dilakukan sebab itu Warkop DKI mesti mampu melewati kesusahan-kesusahan itu dengan berpegangan bersama-sama.


GREAT WISDOM LEGEND! 

Lot's Of Love
Corani

Komentar

Postingan Populer